Kenali Arti Warna Kabel Listrik, Fungsi dan Perbedaannya

Dalam dunia kelistrikan, listrik berperan penting sebagai penghantar arus listrik untuk menyalakan alat-alat elektronik dan memudahkan pekerjaan manusia. Tapi, tahukah kamu bahwa kabel listrik punya warna yang berbeda-beda lho!

Dan warna-warna ini memiliki arti dan fungsinya masing-masing. Ingin tahu apa saja perbedaannya? Yuk simak artikel ini sampai selesai ya! 

Pengetahuan mengenai warna kabel akan mempermudah kita dalam pemasangan alat listrik, salah satunya seperti kabel NYA. Terdapat beberapa warna pada kabel NYA yang tersedia yaitu merah, biru, hitam serta hijau strip kuning.

Tujuan dibuatnya warna kabel berbeda-beda agar mempermudah dalam pemasangan serta perawatan sehingga tidak akan tertukar antara kabel satu dengan kabel yang lainnya.

Dan warna-warna ini memiliki arti dan fungsinya masing-masing. Ingin tahu apa saja perbedaannya? Yuk simak artikel ini sampai selesai ya!

Arti Kode Warna Standar Kabel dan Fungsi Berdasarkan Warnanya

Ada beberapa macam warna kode kabel yang perlu kamu tahu. Berikut penjelasannya:

Kabel Isolasi Warna Abu-Abu

kabel warna abu abu

Kabel dengan warna abu-abu merupakan warna yang umum digunakan untuk kabel L3 dan kabel dengan muatan positif.

Fungsi dari kabel berwarna abu-abu adalah untuk memasok daya listrik yang lebih besar yang digunakan untuk kebutuhan komersial dan industri modern. 

Kabel Isolasi Warna Coklat

kabel warna coklat

Selanjutnya adalah kabel dengan warna coklat. Kabel ini digunakan untuk kabel L2. Fungsi dari kabel ini adalah untuk kabel pada aplikasi sistem kelistrikan mesin. 

Kabel Isolasi Warna Hijau-Kuning

kabel warna hijau kuning

Kabel warna hijau-kuning merupakan kabel arde yang berfungsi untuk mengamankan arus listrik yang tidak stabil atau arus yang bocor dengan mengirimkannya ke tanah.

Kabel ini khusus dialiri oleh muatan listrik arde yang diambil dari tanah(grounding). Grounding didapat dengan cara menanam pipa logam ke dalam tanah yang nantinya akan dipasang pada setiap terminal stop kontak.

Pada umumnya jalur kabel grounding yang dipasang oleh petugas instalatir akan disatukan dengan kabel negatip yang bersumber dari PLN

Singkatnya kabel ini adalah perantara untuk mengalirkan arus listrik yang berlebihan ke tempat yang aman tanpa memicu bahaya. 

Kabel Isolasi Warna Hitam

kabel warna hitam

Berikutnya adalah kabel dengan warna hitam. Kabel ini digunakan di kabel L1 yang berfungsi untuk mengalirkan listrik dari gardu listrik ke dalam rumah.

Kabel ini dipakai untuk muatan listrik positif / fasa / api. Muatan listrik positip bersumber dari kabel PLN yang terpasang di tiang listrik

Yang perlu menjadi perhatian adalah, jangan sekali-kali menggunakan kabel berwarna hitam ini untuk kabel netral atau kabel grounding. 

Kabel Isolasi Warna Biru

kabel warna biru

Terakhir adalah kabel dengan warna biru. Kabel ini merupakan kabel netral dengan muatan negatif atau bahkan hampir 0. Muatan listrik negatif bersumber dari kabel PLN yang terpasang di tiang listrik.

Fungsi dari kabel dengan warna biru adalah berguna untuk menjadi acuan dalam mengalirkan listrik pada sirkuit kembali ke sumber daya asli ketika terjadi arus aliran listrik yang salah atau berlebih. Meskipun netral, tetap berhati-hati saat memegang kabel ini ya!

Perbedaan Kabel Arde, Netral dan Fasa

perbedaan kabel arde netral dan fasa

Selain warna-warna di atas. Ada juga kabel dengan 3 warna. Kabel ini terdiri dari 3 yaitu kabel arde, netral dan fasa. Berikut penjelasannya:

Perbedaan Berdasarkan Warna

Kabel arde, netral dan fasa dapat dibedakan dengan warna-warnanya:

  • Kabel arde atau kabel grounding merupakan kabel pertanahan yang tidak tersambung dengan instalasi kabel lainnya. Biasanya kabel arde memiliki warna kuning dengan garis hijau. 
  • Kabel netral adalah kabel dengan muatan rendah atau hampir 0 yang juga kerap disebut sebagai kabel negatif. Umumnya kabel netral berwarna biru. 
  • Kabel fasa merupakan kabel dengan muatan positif. Kabel ini terdiri dari warna selain warna biru, hijau dan kuning bergaris hijau. 

Perbedaan Menggunakan Alat Bantu Tespen

Selain warna dan muatan listrik yang berbeda. Kabel arde, netral dan fasa juga akan berbeda jika menggunakan alat bantu taspen. 

  • Kabel Arde tidak akan menyala ketika menempel tespen.
  • Kabel Netral tidak akan menyala ketika menempel tespen.
  • Kabel Fasa tidak akan menyala ketika menempel tespen. 

Alasan Mengapa Warna Kabel Berbeda-beda

alasan kenapa warna kabel berbeda-beda

Sumber: Enhuo Lee pinterest

berikut alasan-alasan mengapa warna kabel bisa berbeda-beda:

1. Sebagai Identifikasi Fungsional

Identifikasi fungsi dari kabel secara mudah. Karena warna pada kabel menunjukkan fungsi dari kabel itu sendiri. 

2. Standar Warna Kabel dalam Kode Listrik

Instalasi kabel harus sesuai dengan prosedur dan menggunakan jenis kabel yang tepat agar tidak terjadi hal-hal yang fatal. 

3. Untuk Memudahkan dalam Pemeliharaan dan Perbaikan

Dengan warna yang berbeda-beda, teknisi akan dengan cepat mengidnetifikasi apa yang salah dan apa yang perlu diberi perawatan lebih lanjut. 

4. Tujuan Keamanan

Alasan yang terakhir adalah untuk tujuan keamanan. Warna yang berbeda-beda akan memudahkan teknisi untuk melakukan pemasangan kabel dengan prosedur yang tepat. 

Kamu Sedang Mencari Kabel Yang Berkualitas Baik? Ayo Kunjungi Kitani!

Nah, itu dia perbedaan warna-warna kabel yang perlu kamu ketahui. Selalu gunakan kabel yang aman dan dengan prosedur yang aman.  Kalau kamu bingung dimana toko yang menyediakan kabel berkualitas, kamu bisa kunjungi website Kitani.

Kamu bisa beli Kabel Listrik yang berkualitas tinggi karena menggunakan teknologi Skin Insulation Tech yang membuat kabel lebih awet tahan lama, tahan panas, dan mencegah arus bocor!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *