AC merupakan alat elektronik yang juga sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari dan termasuk alat elektronik yang esensial.
Perawatan AC juga tidak sulit dan membutuhkan kabel AC yang aman dan bagus kualitasnya. Ingin tahu bagaimana memilih kabel listrik AC yang bagus?
Yuk simak artikel ini sampai habis ya!
Apa itu Kabel Listrik AC?
Kabel listrik AC adalah kabel yang digunakan untuk menghantarkan arus listrik bolak-balik (Alternating Current/AC), yaitu jenis arus listrik yang arah alirannya berubah secara periodik dan umum dipakai pada instalasi listrik rumah, sekolah, dan gedung.
Kabel ini berfungsi menyalurkan listrik dari sumber daya seperti PLN ke berbagai peralatan listrik, dan biasanya terdiri dari inti penghantar (tembaga atau aluminium), lapisan isolasi untuk mencegah kebocoran listrik, serta pelindung luar agar aman dan tahan lama saat digunakan.
Apa yang Mempengaruhi Kapasitas Kabel Listrik?
Kapasitas kabel listrik bisa dipengaruhi oleh konduktor tembaga dan alumunium. Semakin besar konduktornya maka akan semakin besar pula kapasitas arus listrik yang dialirkan.
Daya Konsumsi Listrik AC
Setelah menentukan jenis kabel listrik untuk AC, hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan daya listriknya.
Perlu dipahami bahwa penggunaan listrik pada unit AC dapat berbeda-beda antara satu dengan yang lain, bergantung pada teknologi serta merek AC yang dipakai.
Namun secara umum, besarnya konsumsi listrik AC dapat diketahui dari kemampuan pendinginan ruangan yang biasanya dinyatakan dalam satuan BTU (British Thermal Unit) per jam.
Standar Ukuran Daya Ukuran PK pada AC


1. AC Standar
- AC standar 1/2 PK memiliki daya kurang lebih 400 watt.
- AC standar 3/4 PK memiliki daya kurang lebih 600 watt.
- AC standar 1 PK memiliki daya kurang lebih 840 watt.
- AC standar 1,5 PK memiliki daya kurang lebih 1170 watt.
- AC standar 2 PK memiliki daya kurang lebih 1920 watt.
2. AC Low Watt
- AC low watt 1/2 PK memiliki daya kurang lebih 320 watt.
- AC low watt 3/4 PK memiliki daya kurang lebih 530 watt.
- AC low watt 1 PK memiliki daya kurang lebih 660 watt.
3. AC Inverter
- AC inverter 1 PK memiliki daya 225 hingga 920 watt.
- AC inverter 1,5 PK memiliki daya 270 hingga 1070 watt.
- AC inverter 2 PK memiliki daya 350 hingga 2220 watt
Jarak Pipa AC yang Ideal
Jarak ideal dalam pemasangan AC berkisar antara 3 hingga 10 meter. Jika instalasi dilakukan lebih dari 10 meter, biasanya diperlukan penambahan freon, sedangkan pemasangan dengan jarak kurang dari 3 meter tidak dianjurkan.
Hal ini karena pipa tembaga yang menghubungkan unit indoor dan outdoor berfungsi sebagai jalur sirkulasi freon.
Apabila jaraknya terlalu pendek, aliran freon menjadi kurang optimal sehingga sirkulasi terganggu dan kinerja AC dapat menurun.
Saat ini, di Indonesia tersedia beragam jenis dan merek AC yang banyak digunakan, mulai dari AC standar, AC low watt, hingga AC inverter.
Setiap jenis AC tersebut memiliki teknologi yang berbeda-beda, sehingga kebutuhan dan konsumsi daya listrik yang dihasilkan pun tidak sama.
Tips Memilih Kabel Listrik AC


Berikut tips memilih kabel listrik AC yang perlu kamu ketahui
- Pilih kabel NYM karena kabel NYM dapat digunakan di tempat kering atau lembab dan cocok untuk aplikasi peralatan elektronik rumahan.
- Pastikan kabel listrik yang dipakai sudah SNI
- AC dengan kapasitas 1/2, 3/4, dan 1 PK bisa menggunakan kabel dengan ukuran 3 x 1,5 mm2. Sementara AC dengan kapasitas 1 1/2 dan 2 PK bisa menggunakan kabel dengan ukuran 3 x 2,5 mm2.
- Mintalah bantuan profesional untuk memasang AC
Kamu Sedang Mencari Kabel Yang Berkualitas Baik? Ayo Kunjungi Kitani!
Itu dia tips memilih kabel listrik AC. Pastikan memilih dan menggunakan kabel dengan kualitas yang baik.
Hal ini bisa dilakukan dengan membeli Kabel dengan kualitas yang bagus, contohnya seperti Kitani.
Yuk kunjungi Website Kitani untuk informasi lebih lanjut!


