12 Teknik Penyambungan Kabel Listrik yang Benar, Aman dan Mudah

teknik penyambungan kabel listrik yang benar, aman dan mudah

Kabel listrik sangat penting untuk kehidupan manusia seperti untuk menyalakan lampu, menggunakan alat elektronik. Seperti pada pabrik atau perusahaan besar listrik sangatlah penting agar pekerjaan cepat diselesaikan. 

Maka dari itu, saat pemasangan kabel banyak hal yang harus diperhatikan seperti jenis kabel listrik, daya tegangan listrik, warna kabel listrik, sambungannya, dan juga ukuran kabel listrik.

Sambungan yang asal akan menimbulkan resiko arus pendek atau korsleting listrik atau juga bisa yang lebih fatal adalah kebakaran. 

Sehingga, teknisi listrik harus paham bagaimana menyambung listrik dengan baik dan benar. Jika kamu masih kebingungan. Yuk simak artikel teknik penyambungan kabel listrik di bawah ini ya!

Alat-alat yang Dibutuhkan untuk Menyambung Kabel

alat yang dibutuhkan untuk menyambung kabel

Sumber Gambar: Freepik

Pertama-tama yang perlu kamu siapkan adalah alat-alat yang dibutuhkan untuk menyambung listrik. Alat-alat ini yang akan mempermudah pekerjaan kamu. Berikut alat-alat yang kamu butuhkan:

  • Tang potong
  • Gunting, Pisau dan Cutter
  • Solder
  • Electrical Tape
  • Wire connectors, tespen dan junction box

Perlu diperhatikan bahwa penyambungan listrik bukan hal yang bisa sembarangan dan tentunya diikuti dengan resiko yang berbahaya. Maka jika kamu tidak memiliki cukup pengetahuan. Kamu bisa meminta bantuan teknisi listrik yang sudah berpengalaman.

Macam-macam Jenis Sambungan Kabel Listrik dan Caranya

Ada banyak jenis macam-macam sambungan listrik yang perlu kamu ketahui. Berikut penjelasannya:

1. Sambungan Pig Tail (Ekor Babi)

sambungan pig tail (ekor babi)

Jenis sambungan yang pertama adalah pigtail atau ekor babi. Sambungan ini cocok digunakan untuk menyambut kabel listrik tunggal. Untuk membuat sambungan ekor babi, kamu bisa melepaskan bagian luar kabel bagian ujung sepanjang 2-3 cm sampai terlihat bagian inti kabel.

Kemudian kamu bisa lekatkan kabel dengan memelintir kedua ujungnya hingga menyerupai ekor babi. Jika dirasa sudah rapi maka kamu bisa memotong ujungnya dan lapisi dengan selotip khusus kabel.

2. Sambungan T

Sambungan T merupakan sambungan yang unik yang mana sambungannya akan menghasilkan bentuk T. Sambungan ini terdiri dari satu kabel utama dan satu kabel cabang yang dibutuhkan untuk mendistribusikan arus listrik.

Untuk menghubungkan kabel dengan teknik ini, tempelkan ujung kabel utama ke bagian tengah kabel cabang yang sudah digunting isolasinya, kemudian lilitkan inti kabel utama ke sisi kiri dan kanan inti kabel cabang hingga merekat dengan sempurna.

3. Sambungan Scraf

sambungan scraf

Sambungan Scraf merupakan sambungan dengan melilit dua ujung kabel dengan kawat tambahan. Untuk membuat sambungan ini, kamu perlu untuk terlebih dahulu memipihkan kabel kecil sebagai pengikat agar sambungan tidak menggembung besar.

Lalu dua buah kabel yang sudah dikupas ujungnya diletakkan berhimpitan. Kemudian, kamu bisa melilitkan kabel pengikat pipih dan pastikan lilitan kuat. Kamu juga bisa menambahkan selotip agar aman.

4. Sambungan Britannia

sambungan britannia

Selanjutnya adalah sambungan Britannia merupakan sambungan dengan bantuan kabel yang lebih kecil. Sambungan ini cocok untuk kabel dengan ukuran besar sekitar 5-7 mm.

Caranya, kamu bisa memotong kedua ujung kabel yang akan disambung dan juga siapkan kabel yang lebih kecil dan kupas hingga tersisa inti kabel kemudian bengkokkan kedua ujung kabel yang harus disambungkan.

Pastikan bengkoknya mengarah keluar dan posisi kabel bersisian. Lalu, lilitkan kedua sambungan dengan kabel yang lebih kecil, jika sudah cukup kuat lilitan, tutup menggunakan selotip.

5. Sambungan Straight

Sambungan straight merupakan sambungan untuk menyambung kabel dengan bentuk serabut. Sambungan ini pada umumnya berfungsi untuk pemotongan insulasi kabel atau menghilangkan insulasi kabel sehingga bisa dengan melilitkan satu kabel dengan kabel lainnya.

6. Sambungan Puntir Western Union

sambungan puntir western union

Sambungan puntir western union dapat dilakukan dengan mengupas kedua ujung kabel yang akan disambung sepanjang 5-7cm lalu menyatukan kedua ujung bersilangan hingga membentuk tanda (+).

Kemudian, kamu bisa memelintir kabel hingga membentuk huruf Y hingga kedua kabel terhubung rapat dan dilapisi dengan selotip khusus kabel.

7. Sambungan Puntir Bell Hangers

puntir jenis bell hangers

Jenis sambungan selanjutnya adalah sambungan puntir Bell Hangers. Sambungan ini dapat dilakukan dengan cara  mengupas kedua ujung kabel yang akan disambung sekitar 5 cm.

Lalu bengkokkan kedua ujung kabel hingga membentuk huruf L atau sudut 90 derajat. Lalu gabungan kedua ujung kabel dan pelintir dengan kuat ke arah yang berlawanan. Lalu, lapisi dengan selotip khusus kabel.

8. Sambungan Bercabang

sambungan bercabang

Sambungan bercabang digunakan untuk menyambung kabel listrik tiga warna dengan kabel listrik dua warna. Dalam hal ini, sambungan bercaban dibagi menjadi tiga bagian. Pertama, sambungan cabang tunggal (single plan joint).

Sambungan ini dilakukan dengan memberi beban pada salah satu kabel sebagai penyalur sumber listrik yang utama. Kedua, sambungan datar cabang tunggal (knotted tab joint).

Jenis ini hampir sama dengan cabang tunggal hanya saja, sambungan knotted tab joint lebih rapat dan lebih kokoh. ketiga, sambungan datar cabang silang. Jenis sambungan ini dilakukan untuk menyambung kabel dua warna dengan melakukan single plan joint berulang-ulang. 

9. Sambungan Bolak Balik

sambungan bolak balik

Sambungan bolak-balik digunakan untuk menyambungkan kabel tiga warna karena teknik ini dinilai cocok dan lebih kokoh. Caranya dengan mengupas kedua ujung kabel listrik sepanjang 3-4 cm dan satukan kedua kabel hingga membentuk huruf X.

Kemudian putar kedua kabel tersebut secara bersama-sama. Setelah itu, kamu bisa membengkokkan kabel ke posisi 180 derajat lalu putar kedua kabel seperti cara yang pertama dan bisa kamu lapisi dengan selotip khusus kabel.

10. Sambungan Mata Itik

sambungan mata itik

Sambungan mata itik memiliki bulatan di bagian ujungnya. Fungsi dari bulatan tersebut digunakan untuk tempat baut pengikat sehingga rangkaian listrik bisa menjadi lebih kuat.

Selain untuk sambungan listrik manual. Sambungan mata itik ini juga berfungsi sebagai pemasangan kabel pada fitting, saklar inti tunggal dan lain-lain.

11. Sambungan Kabel Listrik Tunggal

Sambungan kabel listrik tunggal digunakan untuk instalasi listrik di luar ruangan karena memiliki inti kawat tunggal yang padat dan solid sehingga cocok untuk area dengan cuaca ekstrim.

Untuk membuat sambungan ini maka kamu perlu mengupas kedua ujung kabel sepanjang 2-3 cm lalu silangkan kabel dan lilitkan kedua ujung kabel secara bersamaan. Kamu bisa menarik kedua kabel tersebut untuk mengetahui apakah sambungan sudah kuat dan lapisi dengan selotip khusus kabel.

12. Sambungan Kabel Listrik Serabut

Terakhir, sambungan kabel listrik serabut. Sambungan kabel listrik ini memiliki fleksibilitas yang tinggi dan sering digunakan untuk instalasi listrik dalam ruangan.

Sambungan kabel serabut dapat dilakukan dengan cara mengupas kedua ujung kabel sepanjang 2-3 cm lalu putar kedua ujung kulit kabel agar tidak berantakan.

Silangkan kedua ujung kabel dan lilit secara bersamaan. Kemudian, lilitkan ke arah berlawanan dan tutup sambungan dengan selotip khusus kabel.

Hal Penyebab Sambungan Kabel Listrik Putus

penyebab sambungan kabel listrik putus

Sumber Gambar: Freepik

Tak jarang kita menjumpai masalah seperti kabel listrik putus. Nah, perlu bagi kita mengetahui penyebabnya untuk melakukan tindakan pencegahan maupun penanganan yang tepat. 

Berikut ini beberapa penyebab utama kabel listrik terputus yang perlu Anda ketahui.

  • Sering terkena benturan
  • Terlalu banyak bergerak sehingga daya ikat dan ketahanan kabel menurun
  • Pemakaian arus yang melebihi kapasitas kabel
  • Usia kabel yang sudah lama
  • Terkena gigitan tikus atau hewan lain
  • Dan faktor-faktor lainnya

Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih kabel yang tepat dan merawatnya dengan baik.

Lalu, bagaimana cara memilih kabel listrik yang baik untuk menghindari masalah ini? Kamu bisa membaca Tips Memilih Kabel Listrik yang tepat karena hal tersebut sangat penting agar instalasi dapat bertahan lama dan aman digunakan.

Selain itu, jika kabel listrik Anda sudah terkelupas atau rusak, penting untuk segera melakukan perbaikan atau mengganti yang baru untuk menghindari bahaya lebih lanjut.

Kita juga memiliki Cara Mengatasi dan Melindungi Kabel Listrik Terkelupas dan Tips Menjaga Kabel Tetap Awet supaya kabel di rumah kamu aman dan tahan lama.

Kamu Sedang Mencari Kabel Yang Berkualitas Baik? Ayo Kunjungi Kitani!

Nah, itu dia beberapa jenis sambungan kabel yang perlu ketahui. Sambungan yang tepat akan mengurangi resiko konsleting listrik dan memilih kabel berkualitas adalah langkah awal. 

Kalau kamu beli kabel listrik berkualitas baik dan bagus. Kamu bisa kunjungi website Kitani untuk informasi lebih lanjut!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *