Penjelasan dan Cara Memasang Kabel Grounding Listrik

Penjelasan dan Cara Memasang Kabel Grounding Listrik

Kamu pasti sudah tidak asing dengan jenis-jenis kabel. Berbeda jenis kabelnya maka berbeda pula fungsinya. 

Sehingga, mempelajari jenis-jenis kabel tidaklah salah dan tentu akan membantumu untuk menentukan jenis kabel apa yang sesuai dengan kebutuhan. 

Salah satu jenisnya adalah kabel grounding. Ingin tahu apa itu kabel grounding? Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Apa yang Dimaksud Kabel Grounding?

Apa saja Kode Warna Kabel Grounding

Kabel grounding dikenal juga dengan kabel arde adalah kabel listrik yang dipasang di area bawah tanah. 

Tujuan pemasangan bawah tanah adalah untuk memberikan muatan listrik yang berlebih ke area tanah atau bumi. 

Hal ini penting karena kelebihan muatan listrik dapat terjadi di setiap rumah, sehingga kabel grounding sangat dibutuhkan untuk melindungi alat-alat elektronik dari lonjakan tegangan listrik. 

Proses ini terjadi karena massa padat dalam tanah memiliki muatan listrik negatif yang bisa menarik muatan positif. Sehingga, dapat meminimalisir sengatan listrik dan kebakaran.

Apa saja Kode Warna Kabel Grounding?

Berikutnya, kabel grounding memiliki kode warna yang bervariasi. Namun, umumnya kabel grounding memakai kode warna hijau, hijau strip kuning atau tembaga telanjang tanpa insulasi warna. 

Meskipun kabel grounding tidak dialiri listrik dan tidak dapat digunakan untuk menyalakan alat elektronik. 

Tetapi, sewaktu-waktu dapat terjadi lonjakan listrik yang bisa menghidupkan listrik dalam kabel grounding, maka pastikan tetap berhati-hati saat memperlakukannya. 

Kabel grounding bukanlah bagian penting dari kabel listrik untuk menyalakan alat elektronik. Namun, kabel ini akan bermanfaat untuk menyalurkan lonjakan listrik di tempat yang tepat. 

Manfaat dan Fungsi Kabel Grounding

Berikut beberapa manfaat dan fungsi dari kabel grounding yang perlu kamu ketahui. Simak penjelasannya berikut:

1. Mencegah Korsleting Listrik dan Kebakaran

Manfaat yang pertama adalah meminimalisir terjadinya korsleting listrik dan kebakaran. Misalnya saja, saat cuaca ekstrim seperti hujan disertai dengan petir yang kemungkinan akan ada aliran listrik bertegangan tinggi yang mengalir ke bangunan rumah dan menimbulkan kebakaran. 

Namun, jika kamu memakai kabel grounding. Maka muatan listrik berlebih akan langsung dialirkan ke bawah tanah. 

Pada cuaca ekstrim, akan lebih baik jika kamu bisa menghentikan penggunaan alat elektronik, sampai cuaca reda. 

Selain itu, kabel grounding juga bisa menjadi sarana menghemat biaya perbaikan listrik apabila terjadi korsleting. 

2. Melindungi Kerusakan Elektronik dari Kebocoran Arus Listrik

Kebocoran arus listrik dan kerusakan elektronik juga bisa terjadi saat menggunakan alat elektronik. 

Salah satu pencegahannya adalah dengan menggunakan kabel grounding yang akan membantu mengalirkan arus listrik berlebih ke dalam tanah. 

3. Mencegah Seseorang Tersengat Listrik Ketika Ada Kebocoran

Fungsi lain dari kabel grounding adalah mencegah seseorang tersengat listrik. Tak bisa dipungkiri, kabel pada alat elektronik bisa saja mengalami muatan listrik. 

Penggunaan kabel grounding inilah yang dapat menjadi perantara aliran muatan berlebih ke dalam tanah. 

Sehingga, seseorang tidak akan mudah tersengat listrik. Meskipun begitu, alangkah lebih baik jika tetap berhati-hati selama berhadapan dengan kabel listrik. 

Cara Memasang Grounding Listrik

Berikut beberapa cara memasang kabel grounding yang wajib kamu ketahui:

1. Menentukan Grounding Rod

Langkah pertama saat akan memasang kabel grounding adalah menentukan grounding rod. Semakin banyak jumlah grounding rod maka akan semakin baik instalasi listrik yang kita miliki. 

Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah area untuk menanam grounding rod yakni di area bebas pasir dan bebatuan. 

2. Memasang Kabel secara Paralel

Langkah berikutnya adalah dengan memasang kabel secara paralel. Jika kamu ingin menanam grounding rod lebih dari satu, maka pasang secara paralel dengan jarak sekitar 5 meter agar aliran listrik dapat menyebar ke seluruh penjuru rumah dengan merata. 

3. Memilih Material Grounding Rod

Selanjutnya adalah memilih material grounding rod yang paling bagus dan berkualitas. Kualitas bagus dari grounding rod biasanya terbuat dari bahan tembaga padat yang tidak mudah berkarat. 

4. Menanam Batang Grounding Rod

Langka berikutnya, gali tanah kurang lebih 50cm atau lebih dan tanam batang grounding rod. Setelah itu tuangkan sedikit air dan tekan batang grounding rod ke dalam tanah agar kokoh. Tujuan pemberian air pada tanah adalah agar tanah menjadi empuk. 

5. Menyambungkan Kabel ke Grounding Rod

Selanjutnya, pastikan tidak ada komponen yang basah. Pasang kabel ke grounding rod dengan cara di las. 

Lalu, tutup area objek yang dilas dengan kayu agar tidak memicu kebakaran. Kemudian pastikan sambungan sudah kokoh agar tidak ada yang lepas. 

6. Tanam Kabel Grounding Rod

Langkah terakhir adalah dengan menanam kabel grounding rod. Untuk menanam kabel grounding rod maka diperlukan galian tanah kurang lebih 50 cm yang membentang sepanjang lintasan kabel grounding rod. Lalu tanam kabel yang sudah terpasang. 

Selanjutnya, tutup jaringan kabel dengan pipa PVC 4 inch dan timbun dengan tanah. Kamu juga bisa memberi tanda, jika suatu saat ingin membongkarnya.

Penyebab Kabel Grounding Menyetrum

Meskipun kabel grounding tidak memiliki aliran listrik, apabila ada muatan listrik berlebih maka kabel grounding juga akan memiliki aliran listrik. 

Berikut beberapa penyebab kabel grounding dapat menyetrum:

1. Kebocoran Arus Listrik

Kebocoran arus listrik dapat terjadi jika ada isolasi kabel yang rusak dan koneksi antar kabel ke perangkat listrik tidak sempurna. 

Maka, jika aliran listrik ini tidak terhubung dengan baik ke kabel grounding akan menyebabkan tegangan pada kabel grounding. 

2. Grounding Tidak Terpasang dengan Benar

Kabel grounding harus terpasang dengan resistansi yang rendah. Apabila kabel grounding tidak tersambung dengan baik pada batang, dan batangnya tidak tertancap lebih dalam ke tanah maka dapat dipastikan tegangan akan tertahan di kabel. 

3. lnduksi Elektromagnetik

Selanjutnya, kabel grounding dapat menyetrum jika kabel listrik terinduksi oleh medan elektromagnetik. 

4. Masalah Sistem Netral (Neutral Bonding)

Kabel netral dan grounding dipasang pada satu titik yang sama maka apabila kabel netral ada masalah seperti putus maka tegangan akan mengalir ke kabel grounding. 

5. Lonjakan arus atau Tegangan Petir

Jika cuaca sedang tidak baik dan ada petir yang menggelegar atau ada sambaran petir, maka sebagian energi dari petir mengalir di kabel grounding. Sehingga, kabel grounding akan menyetrum. 

6. Setrum pada Bodi Panel Listrik 

Selain kabel grounding yang bisa menyetrum karena lonjakan arus, bodi panel listrik juga akan menyetrum jika terjadi lonjakan listrik. 

Cara Agar Kabel Grounding Tidak Menyetrum

Untuk mencegah agar kabel grounding tidak menyetrum. Kamu bisa melakukan cara-cara di bawah ini:

  1. Lakukan pemeriksaan rutin pada instalasi listrik. Pastikan tidak ada kabel yang rusak atau terkelupas. 
  2. Pasang kabel grounding dengan benar ke batang ground yang memiliki resistansi rendah. 
  3. Gunakan peralatan yang berkualitas.
  4. Gunakan jasa ahli instalasi listrik atau teknisi listrik berlisensi.
  5. Gunakan pemutus arus berbasis kebocoran (Residual Current Device/Earth Leakage Circuit Breaker) untuk mendeteksi apakah ada kebocoran arus. 
  6. Jauhkan kabel grounding dari kabel lainnya.

Cara Menguji Kabel Grounding Berfungsi dengan Baik

Cara Menguji Kabel Grounding Berfungsi dengan Baik

Untuk memastikan apakah kabel grounding sudah berfungsi dengan baik, lakukan cara-cara di bawah ini:

  1. Lakukan uji resistansi tanah dengan alat pengukur resistansi tanah. Pastikan nilai resistansi berada pada batas aman yakni di bawah 5 ohm. 
  2. Periksa sambungan grounding apakah ada yang longgar atau tidak.
  3. Gunakan alat deteksi kebocoran seperti multimeter. 

Kamu Sedang Mencari Kabel Yang Berkualitas Baik? Ayo Kunjungi Kitani!

Nah, itu dia penjelasan tentang cara memasang kabel grounding. Memilih kabel dengan kualitas yang baik dan aman adalah langkah pertama yang sangat penting. 

Maka, jangan sampai kamu salah memilih ya. Kamu juga bisa kunjungi platform Toko Kabel Kitani untuk informasi lebih lanjut!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *