Pahami Arti Kode Huruf dan Angka pada Kabel Listrik

Arti Kode Huruf dan Angka pada Kabel Listrik

Seperti yang kita tahu, dalam dunia kelistrikkan. Kabel yang kita gunakan memiliki kode huruf angka yang menunjukkan jenis penghantar, bahan isolasi, jumlah inti dan juga fungsi penggunaannya. 

Maka penting untuk mengetahui kodel kabel agar tidak salah dalam membeli baik untuk instalasi rumah tangga, gedung maupun industri. 

Di Indonesia, khususnya mengacu pada Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan juga standar internasional seperti International Electrotechnical Commission (IEC). Sehingga instalasi listrik di rumahmu aman, efisien dan juga sesuai dengan standar. 

Jenis Kabel Listrik Yang Umum

1. Kabel NYA

Kabel NYA adalah kabel berinti satu dan berbahan tembaga dengan isolasi PVC. Kabel ini biasanya digunakan untuk instalasi dalam pipa atau conduit yang tidak memiliki pelindung luar.

Kabel ini tergolong berharga murah. Namun, dalam proses pemasangannya memerlukan pipa pelindung. 

2. Kabel NYAF

Selanjutnya adalah Kabel NYAF yang tergolong fleksibel dengan satu inti dan berisolasi PVC. Kabel ini digunakan untuk panel listrik atau instalasi yang membutuhkan kelenturan tinggi. 

3. Kabel NYM

Selanjutnya adalah Kabel NYM. Kabel ini adalah kabel dengan multi-core yang berisolasi PVC dan memiliki lapisan luar tambahan. 

Kabel ini cocok digunakan untuk instalasi rumah tangga baik indoor maupun outdoor. Dan tidak digunakan untuk kabel grounding. 

4. Kabel NYMHY

Kabel NYMHY, kabel ini sangat fleksibel dengan multi-core dan isolasi selubung PVC. Biasanya, kabel ini digunakan untuk peralatan listrik rumah tangga seperti kabel ekstensi. 

5. Kabel NYY

Selanjutnya adalah Kabel NYY, kabel ini adalah kabel yang berisolasi PVC tebal sehingga kabel ini cocok digunakan untuk instalasi luar rumah dan juga dapat digunakan untuk kabel grounding. 

6. Kabel NYYHY

Kabel NYYHY adalah kabel gabungan antara kabel NYY dan juga kabel HY yang fleksibel. Kabel ini cocok digunakan untuk instalasi listrik yang membutuhkan perlindungan dan juga fleksibilitas yang bagus. 

7. Kabel NYRGbY

Kabel dengan isolasi PVC serta pelindung kawat baja (steel wire armor) adalah jenis kabel NYRGby. Kabel ini cocok digunakan untuk kabel grounding yang memiliki perlindungan dengan mekanis tinggi. 

8. Kabel NYFGbY

Berikutnya adalah kabel NYFGbY dengan pelindung baja dan juga isolasi PVC. Kabel ini digunakan untuk instalasi industri berat atau wilayah dengan risiko gangguan mekanis berat. 

9. Kabel NGA

Kabel NGA adalah kabel dengan isolasi khusus tahan api atau disebut dengan flame retardant. Kabel ini digunakan pada instalasi listrik dengan pertumbuhan ekstra terhadap kebakaran. 

10. Kabel NFA

Selanjutnya adalah kabel NFA yakni kabel aluminium berisolasi PVC. Kabel ini sering digunakan untuk distribusi daya dengan pertimbangan biaya lebih rendah dibanding tembaga. 

11. Kabel NFA 2X

Kabel NFA W 2X adalah kabel yang memiliki dua lapisan isolasi tambahan. Kabel ini digunakan untuk jaringan distribusi tegangan rendah.

12. Kabel NFA 2X-T

Selanjutnya adalah kabel Versi twisted (dipilin) dari NFA 2X. Kabel ini banyak digunakan pada jaringan udara tegangan rendah (JTR).

13. Kabel AAAC

All Aluminium Alloy Conductor (AAAC) adalah kabel konduktor berbahan aluminium alloy tanpa isolasi. Umumnya kabel ini digunakan pada jaringan transmisi dan distribusi udara karena ringan dan tahan korosi.

Penjelasan Kode Huruf

Penjelasan Kode Huruf Kabel

Selanjutnya adalah penjelasan kode huruf pada kabel.

1. N (Normenleitung)

Kode ini menunjukkan kabel standar dengan konduktor tembaga sesuai standar Eropa yakni (VDE/IEC).

2. Y (PVC Insulation)

Kode Y ini menunjukkan kabel yang menggunakan isolasi PVC (Polyvinyl Chloride).

3. M (Multi-core)

Kode huruf M in menunjukkan bahwa kabel memiliki lebih dari satu inti yakni serabut atau kawat dalam satu selubung. 

4. A (Aluminium)

Kode A ini menunjukkan konduktor dengan bahan aluminium. 

5. F (Flexible)

Huruf F ini menunjukkan kabel yang fleksibel dan biasanya berbentuk serabut halus. 

6. H (House Wiring)

Selanjutnya, huruf H digunakan untuk instalasi rumah tangga.

7. J (Jorded – Grounded)

Lalu, kode huruf J menunjukkan kabel grounding (arde).

8. R (Rubber Insulation)

Yang terakhir kode R, digunakan untuk kabel berisolasi berbahan karet. 

Penjelasan Kode Angka

Kabel juga memiliki kode angka yang harus kamu ketahui, berikut penjelasannya:

1. Cross-sectional Area (mm²)

Menunjukkan luas penampang yang ditulis dalam satuan mm² (misalnya 1.5 mm², 2.5 mm², 4 mm²). 

2. Nomor Inti Kabel

Nomor inti kabel biasanya ditulis seperti 2×1.5 mm² (2 inti, masing-masing 1.5 mm²) atau 3×2.5 mm².

Contoh: 

NYM 3×2.5 mm² berarti kabel tembaga berisolasi PVC, multi-core, dengan 3 inti berukuran 2.5 mm² per inti.

Kamu Sedang Mencari Kabel Yang Berkualitas Baik? Ayo Kunjungi Kitani!

kabel kitani banner

Nah, itu dia penjelasan kode angka dan kode huruf pada kabel. Dengan begitu kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kamu. 

Selanjutnya, kalau kamu ingin membeli kabel, kamu bisa kunjungi Kitani. 

Ingin tahu lebih lanjut? Yuk kunjungi Website Kitani untuk informasi lebih lanjut!