PSU adalah singkatan dari Power Supply Unit. PSU ini penting untuk kalian yang ingin upgrade PC.
Ada banyak jenisnya berdasarkan warna dan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Maka agar tidak salah dalam menggunakan kabel ini.
Alangkah lebih baik untuk mencari tahu informasi tentang kabel power supply ini. Kalau kamu belum familiar dengan apa itu PSU, yuk simak artikel ini sampai selesai!
Apa itu PSU (Power Supply)
PSU atau Power Supply Unit bisa didefinisikan sebagai alat elektronik yang berguna untuk sumber daya atau piranti lain terutama daya listrik.
Meskipun umumnya pencatu daya tidak menghasilkan energi listrik, namun ada beberapa pencatu daya yang bisa mengeluarkan energi mekanik dan energi yang lain.
Selain itu, PSU juga menyalurkan dayanya melalui konektor-konektor.
Fungsi Warna Kabel pada Power Supply
PSU memiliki beberapa warna dan fungsinya masing-masing
- Warna Merah (+5v) dan Warna Kuning (+12 v) berfungsi sebagai catu daya Harddisk dan CD-ROM.
- Warna Orange(+3.3v) berfungsi sebagai catu daya di Processor.
- Warna Putih (-5v) dan warna Ungu (+5v) berfungsi sebagai Stabilizer.
- Warna Biru (-12v) berfungsi sebagai Power Off.
- Warna Hijau(PS on/0v) berfungsi sebagai Power On.
- Warna Abu-abu (+5v) berfungsi sebagai stabilizer di chipset.
- Warna Hitam (Ground) = netral
Kamu bisa memilih power supply sesuai dengan warna dan fungsinya masing-masing.
Jenis-Jenis Konektor di PSU


Selanjutnya yang wajib kamu ketahui adalah jenis-jenis dari PSU
1. Konektor 20/24 Pin ATX Motherboard
Konektor PSU yang disambungkan ke motherboard dan terdiri dari 2 bagian. Bagian pertama berjumlah 20 dan bagian kedua berjumlah 4 lalu digabungkan. Versi lama ATX menggunakan ATX 20 pin dan versi baru menggunakan versi ATX 24 pin.
2. Konektor 4/8 Pin 12V
Konektor 4-pin 12V (P4) dan 8-pin 12V (EPS) digunakan untuk memberikan daya khusus kepada prosesor. Fungsi dari konektor ini digunakan untuk penyedia tenaga tambahan sebesar 12V untuk Prosesor Pentium 4.
3. Konektor 6 Pin PCle
Konektor ini digunakan untuk memberikan daya pada beberapa graphic card. Konektor ini terdiri dari 6-pin, terdiri dari 3 jalur +12V dan 3 jalur ground.
4. Konektor 4 Pin Peripheral Power Connector (Molex)
Fungsi konektor ini adalah untuk memasok daya ke berbagai komponen. Komponen tersebut contohnya adalah harddisk, CD-ROM, kipas dan lain-lain. Konektor ini terdiri atas empat kabel.
Sebuah kabel warna merah dengan tegangan +5V berfungsi memberikan daya pada logic controller. Sebuah kabel kuning dengan tegangan +12V sebagai sumber tenaga bagi motor penggerak. Dua buah kabel hitam sebagai ground.
5. Konektor Floppy
Konektor ini digunakan untuk memasok daya ke floppy disk drive. Sama seperti konektor Molex, tetapi floppy lebih kecil ukurannya.
6. Konektor HDD SATA
Konektor ini memasok daya khusus kepada Harddisk dan memiliki 3 tegangan yakni +3,3V, +5V, dan +12V
Kamu Sedang Mencari Kabel Yang Berkualitas Baik? Ayo Kunjungi Kitani!
Nah ini dia penjelasan power supply beserta jenis-jenisnya. Pastikan kamu memilih dengan tepat sesuai dengan kebutuhan.
Apalagi, power supply memiliki banyak warna serta fungsi masing-masing. Sehingga kamu harus memilih Kabel Power dengan baik dan tentunya dengan kualitas yang baik.
Kamu ingin dapat kabel dengan kualitas yang bagus? Kitani solusinya.
Yuk kunjungi Website Kitani untuk informasi lebih lanjut!


